welcome to my blog

welcome to my blog !! Enjoy :)

Minggu, 13 Januari 2013

Contoh Jquery





Kali ini kita akan membuat sebuah HTML yang berisi JQuery. Pengertian JQuery adalah sebuah framework berbasiskan Javascript. JQuery sama dengan Javascript Library yaitu kumpulan kode atau fungsi Javascript siap pakai, sehingga mempermudah dan mempercepat kita dalam membuat kode Javascript.Hal yang menarik dari JQuery adalah penekanan interaksi antara Javascript dan HTML. JQuery pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh John Resig. JQuery memiliki slogan “Write less, do more” yang artinya kesederhanaan dalam penulisan code, tapi dengan hasil yang lebih banyak. 
Logika dari program di atas adalah kita masuk ke dalah html. Kita menggunakan jquery yang embeded artinya adalah tertempel pada html tersebut. Tags <html> dan <head> seperti penjelasan sebelumnya. Lalu, kita masuk ke dalam script javascript nya. Dengan codingan <script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>.  Di dalam tags script adalah untuk membuat animasi untuk bias menghilang setengah menghilang dan ada.
Lalu, kita masuk ke script $("document").ready(function(). Tand $ adalah sebagai tanda kita akan memasuki script dari JQuery. Ini berarti kita akan membuat sebuah function untuk document dan ditulis dalam bahasa jQuery.
$(".fadeout").click(function(){ $("#kotak").fadeOut("slow") Kita masuk le dalam function fadeout. Yang artinya jika kita klik fadeout maka kotak akan muncul dengan lambat.  });$(".fadein").click(function(){ $("#kotak").fadeIn("slow") Lalu, jika kita klik fadein maka kotak akan menghilang.});$(".fadeto3").click(function(){
$("#kotak").fadeTo("slow",0.3); Dan terakhir jika kita klik fadeto3 maka kotak akan tampil setengah atau seperti berbayang.
            Setelah itu, kita keluar dari scrip jQuery, dan selanjutnya kita masuk kedalam script css
<style type="text/css">
#kotak{
            width:250px;
            height:180px;
            background:yellow;
            border:2px solid black;}
</style>
            Perintah di atas adalah perintah untuk membuat function kotak yang akan dipanggil dalam file html ataupun jQuery dengan #kotak. Dengan lebar 250 px dan panjang 180 px dan kotak berwarna kuning serta garis tepi berwarna hitam solid.
            Dan yang terakhir adalah untuk file html nya yaitu program utama dari web ini. Perintah yang kita masukkan adalah sebagai berikut
<title>Efek Fade In, Fade Out, dan Fade To</title>
 </head>
 <body>
 <div id="kotak"></div><br>
  <button class="fadeout">Fade Out</button>
  <button class="fadein">Fade In</button>
  <button class="fadeto3">Fade To 0.3</button>
 </body>
</html>
            Judul yang kita berikan adalah Efek Fade In, Fade Out, dan Fade To. Lalu, pada body kita akan membuat div kotak yang akan di panggil di file css dan jQuery nya. Disini, kita akan membuat 3 button yaitu Fade Out yang jika di klick maka akan memanggil fungsi fadeout pada script jQuery di atas. Jika kita klik button Fade In, maka akan memanggil fungsi fadein di jQuery begitupun untuk fade To 0.3 akan memanggil fungsi fadeto3 dengan aksi di dalamnya.

Membuat ganjil genap menggunakan CI





                                                                                        
Listing ganjilgenap


Sekarang kita akan membuat web dengan menggunakan bantusan js atau javascript. JavaScript adalah bahasa scripting dari Web. JavaScript digunakan dalam milyaran halaman web untuk menambahkan fungsionalitas, memvalidasi bentuk, berkomunikasi dengan server, dan banyak lagi. JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser.
Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman html diantara tag <script> </script> atau dibuat pada file terpisah ( eksternal ) dan lalu di link menggunakan <link rel=”" href=”"> pada bagian <head>. Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan javascript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.
Kali ini, kita akan membuat fungsi javascript internal yaitu javascript yang di tempel di html. Pertama, kita lihat terlebih dahulu pemrograman html pada angka. Disana, di maksudkan kita untuk memasukkan sebuah angka maka akan di deteksi apakah angka tersebut termasuk kedalam bilangan ganjil atau genap.
<html>
<head> </head>
<SCRIPT 1anguage="Javascript">
function test(){
var vall=document.kirim.T1.value
if (vall%2==0)
   document.kirim.T2.value="bilangan genap"
else
   document.kirim.T2.value="bilangan ganjil"
}
</SCRIPT>
<body>
<form method="POST" name="kirim">
<p>BIL <input type="text" name="T1" size="20">
MERUPAKAN <input type="text" name="T2" size="20">
</p>
<p><input type="button" value="TEBAK" name="B1" onclick=test()>
</p>
</form>
</body>
</html>
Untuk koding angka di atas kita lihat bahwa fungsi js dimulai dari <SCRIPT 1anguage="Javascript"> yang merupakan penanda awal bahwa fungsi js internal akan dipakai. Lalu, kita memasukkan function untuk fungsi dari js tersebut. Disini hanya ada satu function yaitu function test. Di dalam function test akan di adakan perhitungan untuk menentukan apakah suatu bilangan termasuk ke dalam bilangan genap atau ganjil.  Untuk lebih jelasnya, sebaiknya kita jelaskan dari program utama terlebih dahulu.
Pertama kita masuk pada form method dengan nama kirim dan jenis POST. Lalu, disana kita akan mencetak kata BIL dan user di haruskan mengisi suatu form dengan tipe input type yang berarti terserah user menginput angka dan angka tersebut akan muncul dengan ukuran 20 dan disimpan dalam variabel T1. Selanjutnya menetak kata MERUPAKAN dan disediakan seuah form untuk hasil output bilangan tersebut apakah ganjil atau genap.

Lalu, kita akan membuat button dengan nama TEBAK dan variabel B1. Lalu, jika di klik button tersebut maka kita akan memanggil function test()  ini dari kata onClick yang berarti jika di klik akan menjalankan perintah sesuai value nya.  Lalu, kita masuk ke function test. Pertama kita deklarasikan var vall=document.kirim.T1.value yang berarti variabel vall akan berisi document.kirim.T1.value yang artinya variabel vall berisi nilai inputan yang akan di input user. Lalu, masuk ke percabangan, disini yang akan menentukan bilangan tersebut genap atau ganjil. Jika vall mod 2=0 maka bilangan tersebut genap dan lainnya adalah ganjil.

Selanjutnya, kita akan masuk ke program yang kedua yaitu angka. Disini, kita akan merubah background atau juga warna dari tulisan atau teks. Kita akan langsung bahas ke js nya saja. Soalnya sintaks html nya logikanya sama dengan program sebelumnya. function ubahWarnaLB(warna){ document.bgColor=warna;kita membuat function ubahWarnaLB(warna) untuk backgroud. Warna dimaksudkan untuk prototype. Document.bgColor=warna adalah kita mengatur warna background adalah variabel warna yang isinya akan ada pada saat input type sebagai berikut. <input type="button" value="latar belakang warna hijau" onclick="ubahWarnaLB('GREEN')"> Saat button di klik maka warna berubah menjadi hilau karena prototype yang digunakan adalah GREEN. document.write("dimodifikasi terakhir pada "+document.lastModified); ini adalah untuk mencetak di modifikasi terakhir pada ditambah tanggal serta waktu mengikuti komputernya masing-masing.
Lalu, yang terakhir adalah program shadow. <textarea rows="12" name="wordcount2" cols="38" wrap="virtual" onkeypress="hitung()"></textarea><br> <textarea rows="12" name="wordcount3" cols="38" wrap="virtual" onkeypress="hitung()"></textarea><br>. Disini hanya menggunakan sedikit sintaks yaitu teks area sebagai input dan output program. Text area pertama dengan panjang 38 kolom dan lebar 12 baris. Dengan nama wordcount2 dan jika diketikkan maka akan melaksanakan perintah function hitung yang isinya adalah document.wordcount.wordcount3.value=document.wordcount.wordcount2.value; isi atau inputan dari document 2 atau text area 1 akan disimpan dan ditampilkan di wordcount3 atau text area2.

Selasa, 04 Desember 2012

Sistem offline dan online sebuah perusahaan



Tugas kali ini saya akan membandingkan sebuah usaha saat dia menjalankan system offline dan online.
Kali ini saya akan membahas perbedaan sistem Tienshi saat offline dan saat online. Sebelum dilihat perbedaan di antara keduanya, sebaiknya kita lihat terlebih dahulu Realitas Kejadian-kejadian yang kerap kali terjadi pada seseorang yang menjalankan Bisnis Network Marketing:
1.Banyak yang tidak bisa Presentasi
2. Banyak yang Sulit mendapatkan Downline
3. Banyak yang Keuangannya Terbatas
4. Banyak yang Jenjang Karirnya tidak naik-naik
5. Banyak yang Waktunya tidak ada
.

Pada saat offline
1.       Membuat  Daftar Nama
Daftar Nama yang bisa di buat Terbatas pada orang-orang yang bias di temui. Pada saat offline akan dilihat satu-satu. Artinya diperlukan catatan-cattan yang tidak boleh hilang saat anda mengajak orang.

2.       Mengundang
Sebelum presentasi, di haruskan mengundang secara langsung orang untuk  menghadiri presentasi yang akan di lakukan yang di adakan di rumah atau tempat lain. Secara offline, harus terbiasa dengan penolakan-penolakan saat mengundang.

3.       Presentasi
Secara offline, banyak persiapan yang perlu di persiapkan, khususnya Mental , mungkin dirasakan bahwa belum Bisa memberikan presentasi dikarenakan baru menjalankan bisnis ini atau kalaupun sudah mahir dalam memberikan presentasi seberapa lama dan berapa jam dalam sehari bisa memberikan presentasi ?

4.       Group Offline
Fokus Jaringan Kesamping, Antara 10 s/d 25 Frontline, Tidak Memiliki Website Replikasi, Tidak Memberikan Limpahan Downline Ke Jaringan di Bawah., Akumulasi Pembelanjaan Pribadi Sebesar Rp. 2 Juta(untuk menjadi *3), Murni Dari Downline Sendiri., Alat Bantu Bisnis, Dibeli Sendiri oleh Downline.

Pada saat Online

1.       Membuat  Daftar Nama
Pada saat online dapat menemui  berbagai jenis orang dalam media social atau dalam jaringan internet.
2.       Mengundang
Mengundang orang dalam online pun sama cara nya dengan membuat daftar nama. Dapat dilakukan melalui media social atau jaringan internet.

3.       Presentasi
Presentasi juga dapat dilakukan tanpa perlu bertatap muka dengan downline yang baru.  Jadi, dapat dilakukan melalui chatting atau jaringan social lainnya.

4.       Group Online
Fokus Jaringan Kedalam, Dengan Matrix 4 x 4, Memiliki Website Replikasi, Memberikan Limpahan DownlineKe Jaringan di Bawahnya, Akumulasi Pembelanjaan Pribadi Sebesar Rp. 2 Juta(untuk menjadi *3) di Ganti 100% /GRATIS dari Support, Alat Bantu Bisnis, Diberikan Gratis oleh Support.


sumber: http://info-tiens.blogspot.com/2009/01/perbedaan-offline-dan-online.html

Minggu, 07 Oktober 2012

Cara Agar Berdampak Positif Bagi Lingkungan


                Suatu perusahaan pasti menimbulkan dampak tertentu bagi lingkungan sekitar. Entah itu dampak negatif ataupun dampak positif . Namun, tentu saja lingkungan sekitar menginginkan dampak yang positif dengan adanya perusahaan yang ada di tengah-tengahnya. Berikut ini merupakan usaha memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar
1.       Minimalkan Limbah perusahaan
Usahakan untuk seminimal mungkin membuang limbah perusahaan langsung ke lingkungan sekitar. Jika memang harus di buang, maka hilangkanlah dampak bahaya yang di timbulkan dengan adanya limbah tersebut dengan cara di proses secara fisik ataupu kimia agar limbah yang dibuang aman untuk penduduk maupun lingkungan sekitar.
2.       Jangan merusak sumber daya
Jangan pernah sekalipun merusak sumber daya dengan meng eksplorasi secara berlebihan. Jika benar-benar dibutuhkan usahakanlah untuk menciptakan kembali sumber daya tersebut.
3.       Memaksimalkan sumber daya manusia lingkungan sekitar
Jika ingin melakukan perekrutan kerja, maka carilah dulu warga-warga sekitar yang memenuhi kriteria. Namun, jika kriteria yang dibutuhkan tidak ada dalam lingkungan sekitar, maka boleh untuk mencari di tempat lain.
4.       Aktif dalam pembangunan lingkungan sekitar
Cobalah aktif dalam pembangunan lingkungan sekitar dengan ikut membiayai fasilitas-fasilitas umum seperti masjid, sekolah dan lain-lain.  Ataupun dengan cara memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi di lingkungan sekitar perusahaan.

Di atas merupakan sedikit dari cara agar perusahaan dampak berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya dari sudut pandang saya. Jika ada yang kurang tepat mohon maaf. 

Artikel contoh proses perekrutan tenaga kerja.




                Di dalam dunia bisnis, dibutuhkan sumber daya manusia yang menjalankan bisnis tersebut. Enath sumber daya manusia yang dibutuhkan sedikit atau banyak. Mau tidak mau, bisnis harus mempunyai sumber daya manusia di dalamnya. Entah, yang mengatur, produsen utama, atau penyalur dan sebagainya. Dikarenakan di dalam bisnins di perlukan sumber daya manusia, maka perusahaan akan membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dengan jenis bisnis yang perusahaan tersebut jalankan. Berikut merupakan langkah-langkah atau simulasi perekrutan tenaga kerja.
Mengiklankan Perekrutan Kerja
                Pertama, saya akan melakukan pengiklanan perekrutan kerja melalui banyak media. Media cetak, media sosial, ataupun media elektronik. Di media cetak misalnya saja menyebarkan pamflet atau menulis perekrutan kerja pada kolom iklan di koran atau media massa. Atau juga dapat melalui TV, radio, dll. Dan penyebaran sosial media juga dapat turut mendukung periklanan seperti fecabook, twitter, blog dan sebagainya.
Penerimaan Berkas Lamaran
                Setelah di iklankan, otomatis ada beberapa lamaran kerja yang masuk ke HRD. Maka disitulah akan di sortir apakan surat lamaran sudah sesuai dengan kriteria yang tertulis di dalam iklan. Kriteria yang akan di ajukan adalah:
                - Berpengalaman
                - Kompeten dalam bidang yang sesuai perekrutan kerja
                - Jenjang minimal sesuai perekrutan kerja
                -  Jujur, Disiplin kerja dan waktu
                - Mampu bekerja sendiri ataupun dalam tim
Tes
                Setelah surat lamaran di sortir, langkah seanjutnya adalah tes para calon pegawai. Pada tahap tes pun terdiri dari beberapa langkah yaitu
-          Tes Tertulis. Di es calon pegawai akan di uji kemampuan umumnya
-          Tes Kesehatan. Pada tes ini calon pegawai akan di periksa secara keseluruhan. Tentu saja perusahaan akan mencari pegawai yang sehat luar dalam secara fisik.
-          Tes wawancara. Tes ini merupakan tes terakhir dan puncak.  Karena dari wawancara akan terlihat bagaimana kemauan atau sikap dan loyalitas dari para calon pegawai terhadap perusahaan tempat ia akan melamar.
Training
                Setelah di lakukan wawancara, maka di dapatlah pegawai yang sesuai dengan kriteria perusahaan, maka sebelum ia memulai kerja ia harus beradaptasi dengan lingkungan perusahaan dan pekerjaan yang akan ia tempati.
Bekerja
                Setelah semua tahap di lewati, maka calon pegawai resmi menjadi pegawai perusahaan maka ia harus menjalani kewajiban dan aturan perusahaan dan ia akan mendapati hak nya di perusahaan tersebut.
               
                Begitulah contoh perekrutan pegawai yang akan sering terjadi dan akan saya lakukan. Lebih kurangnya saya mohon maaf.